Majas Sindiran
a. Ironi adalah
majas yang menyindir secara halus
Contoh
: hampir saja kau kesiangan ya ? (dikatakan kepada murid yang terlambat)
b. Sinisme adalah
majas yang menyindir secara tajam, lebih kasar dari ironi
Contoh
: Aku sudah bosan melihat wajhmu, don !
c. Sarkasme adalah
majas yang menyindir secara kasar yang berisi makian dan hinaan
Contoh
: Hai monyet, keluar dari rungan ini cepat !
Majas
Pertentangan
a. Paradoks adalah
majas yang seolah – olah bertentangan, ternyata tidak karena obyeknya
berlawanan.
Contoh
: Dia kaya, tetapi miskin
b. Antitesis adalh
majas pertentangan yang mempergunakan panduan kata berantonim
Contoh
: Hidup matiku, susah senangku hanya milik Allah SWT
c. Kontradiksi
adalah majas yang memperlihatkan pertentangan yang dikatakan semula
Contoh
: Semua hadir dikelas ini kecuali Ita
d. Oksimoron adalah
majas yang mengandung pertentangan dengan mempergunakan kata – kata yang
berlawanan dalam frasa yang sama
Contoh
: Olahraga mendaki gunung memang menarik hati walaupun berbahaya
e. Paromonasia
adalah majas yang berupa penjajaran kata – kata berbunyi sama tetapi bermakna
lain
Contoh
: Bisa ular bisa digunakan sebgai obat
f.
Anakronisme adalah majas yang menggunakan dua hal yang
memiliki latar belakang kesejahteraan yang berbeda
Contoh
: Gatot kaca ditantang oleh Satria Baja Hitam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar