Sabtu, 19 Oktober 2013

Majas



Majas Sindiran
a.       Ironi adalah majas yang menyindir secara halus
Contoh : hampir saja kau kesiangan ya ? (dikatakan kepada murid yang terlambat)
b.      Sinisme adalah majas yang menyindir secara tajam, lebih kasar dari ironi
Contoh : Aku sudah bosan melihat wajhmu, don !
c.       Sarkasme adalah majas yang menyindir secara kasar yang berisi makian dan hinaan
Contoh : Hai monyet, keluar dari rungan ini cepat !

Majas Pertentangan

a.       Paradoks adalah majas yang seolah – olah bertentangan, ternyata tidak karena obyeknya berlawanan.
Contoh : Dia kaya, tetapi miskin
b.      Antitesis adalh majas pertentangan yang mempergunakan panduan kata berantonim
Contoh : Hidup matiku, susah senangku hanya milik Allah SWT
c.       Kontradiksi adalah majas yang memperlihatkan pertentangan yang dikatakan semula
Contoh : Semua hadir dikelas ini kecuali Ita
d.      Oksimoron adalah majas yang mengandung pertentangan dengan mempergunakan kata – kata yang berlawanan dalam frasa yang sama
Contoh : Olahraga mendaki gunung memang menarik hati walaupun berbahaya
e.       Paromonasia adalah majas yang berupa penjajaran kata – kata berbunyi sama tetapi bermakna lain
Contoh : Bisa ular bisa digunakan sebgai obat
f.        Anakronisme adalah majas yang menggunakan dua hal yang memiliki latar belakang kesejahteraan yang berbeda
Contoh : Gatot kaca ditantang oleh Satria Baja Hitam


Tidak ada komentar:

Posting Komentar